Skip to content


Kuliah Tamu Teknik Geomatika, Hadirkan Alumni

Kekhawatiran terhadap dunia kerja yang selama ini dialami mahasiswa Teknik Geomatika ITS terjawab sudah. Melalui Kuliah Tamu bertajuk Prospek Alumni Teknik Geomatika, sebanyak enam orang alumni Teknik Geomatika ITS membagi cerita. Kegiatan yang diselenggarakan di gedung Rektorat, Rabu (5/9) itu dihadiri segenap mahasiswa Teknik Geomatika.

Rektorat ITS, ITS Online – Pada kuliah tamu yang diselenggarakan di ruang seminar Rektorat ITS Lantai 3, Rabu (5/9), Teknik Geomatika ITS mengundang para alumninya sebagai pembicara. Sebanyak enam alumni yang telah menempati berbagai profesi memberikan keyakinan mengenai peluang dan tantangan bidang keahliannya di dunia kerja.

Judul kuliah tamu Prospek Alumni Teknik Geomatika, menurut Nurcahyadi ST selaku ketua panitia kegiatan ini, dianggap penting untuk diangkat sebagai pembahasan. ”Kuliah tamu ini sangat bermanfaat memberikan wacana tentang dunia kerja bagi mahasiswa agar tak ragu lagi dengan bidang yang saat ini dipelajarinya. Apalagi ini cerita langsung dari alumninya,” ucap Nurcahyadi yang juga staf pengajar Teknik Geomatika ITS.

Andi Dediyono ST salah satu alumni Teknik Geomatika ITS angkatan 2000 mengatakan pada kenyataannya, prospek dunia kerja di bidang geomatika sangat terbuka lebar. Andi yang kini menjadi direktur di salah satu perusahaan konsultan di Padang Panjang, Geo Msaic Indonesia (GMI) juga meyakinkan bidang geomatika dapat bersinergi dengan semua bidang keilmuan. Tidak hanya dibidang survey yang berkaitan dengan kebumian tapi juga merambah teknologi berbasis sistem informasi.

Kenyataan itu diperkuat dengan paparan Arif Laila ST yang kini menjadi salah satu staff pengajar Teknik Geodesi Universitas Diponegoro. ”Saat ini peluang kerja Teknik Geomatika di Indonesia cukup besar. Hal ini dilihat dengan keadaan alam yang masih memungkinkan untuk di-explore. Apalagi sekarang lulusan teknik geomatika masih sangat sedikit. Jadi jangan takut untuk bersaing,” kata Arif.

Sementara itu, Siti Aisyah ST mengungkapkan pengalaman organisasi juga menjadi nilai tambah bagi fresh graduate dalam menjajaki dunia kerja. Dikatakan alumni angkatan 2000 ini, tak hanya perlu kemampuan secara akademik, tapi juga kemampuan berkomunikasi dan kepemimpinan. ”Hal itu semua hanya didapat bila adik-adik bisa aktif berorganisasi selama kuliah. Makanya manfaatkan waktu yang masih ada untuk mendapatkan pengalaman berorganisasi,” ujar Siti yang saat ini menjadi staf Pemkot Surabaya.

Lewat pengalaman yang dipaparkan alumni, peserta kuliah tamu yang terdiri dari mahasiswa Teknik Geomatika ITS ini tak lagi ragu dengan prospek kerja yang berkaitan dengan bidangnya. ”Kuliah tamunya bagus sekali. Sangat bermanfaat buat teman-teman mahasiswa, biar gak blank kira-kira besok kerja mau jadi apa,” tutur Johan Septian Farobi.(han/asa)

Posted in Kuliah Tamu.

Tagged with .


3 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. harliansyah says

    Apa saja sich prospek kerja bagi lulusan Teknik Geomatika?
    Soalnya saya hendak kesitu..^_^
    mohon bantuannya…thx

  2. septin komalasari says

    sLaen iank djLasin d aTaz….aPpa aJja cEe pRospek kRjana,,???terus apPa dlam jngka taun akan datang akan mNawarkan pRospek yang semakin cemerlang,,???tlong kasih info dunkz….cz saya ingin masuk situ,,???

  3. indra says

    Saya masih bingung, sebenarnya t.geodesi kenapa berubah menjadi geomatika. Apa sebabnya? dan pembelajarannya sama ya?



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.



Slider by webdesign